Ibunda, andai kau masih ada…. saat kutatap wajah anakku,
Aku akan mengerti
betapa semua rasa sayang yang kau punya,
terasa belum cukup bagimu, untuk mengungkapkan betapa berarti aku ini…
Andai masih bisa kucari dirimu…..saat wajah anakku panas membiru,
Aku baru kini mengerti,
Betapa semua yang engkau miliki,
Tak akan sayang untuk kau tukarkan
Hanya dengan sebuah senyuman,
dari wajahku yang sehat bersinar….
namun, ibunda….meski segunung rasa sesal tlah kurasakan,
waktu bersamamu tak bisa kembali…..
kau pergi saat semua itu belum kusadari…..
saat kasih sayangmu belum mampu kupahami….
saat cintamu belum mampu kubalas, walau hanya dengan sebuah pelukan ,
dan ungkapan kata kata – sayang….
akan berharganya kehadiranmu….
dan betapa aku tak pernah ingin kehilangan dirimu…..
“BILA KITA MASIH BISA MERASAKAN HANGAT NAFAS IBUNDA, CIUM DAN PELUK IA, KARENA SUATU SAAT KITA PASTI AKAN KEHILANGAN DIRINYA” – Mario Teguh Golden Way